Jumat, 16 Juni 2017

Today. Whats going on?

Lagi-lagi saya terlena
Lupa bersyukur dengan apa yang sudah saya dapatkan
Lagi-lagi saya asik dibuatnya
Hingga lupa siapa saya yang dulu
Lagi-lagi saya lebay menanggapi hal yang terjadi hari ini
Lagi-lagi mental saya lemah

Entah sampai kapan saya akan seperti ini
Saya ingin bisa keluar dari zona ini
Zona nanggung!
Saya ingin berani!! Dan saya harus!!


Saya bisa, saya mampu dan saya harus lakukan itu! Saya bisa dan all I've to do is try everything that needed! You can thi, you can!


(Memotivasi diri di tengah malam karena efek tidur siang berlebih)


Salam,

Kamu yang belum mempercayai dirimu sendiri sepenuhnya😊

Rabu, 07 Juni 2017

Terlalu Serius?

Apakah kamu bisa memilih seperti apa wujudmu saat kau akan dilahirkan? 


Apakah kamu pernah merasa bahwa kamu sesungguhnya kekurangan fisikmu telah Tuhan tutupi dengan kelebihan lain?


Apakah salah jika seseorang menyinggung fisikmu? 


Salahkan saya jika sudah berusaha berubah tapi memang kalah dengan yang sudah menang?


Akhir-akhir ini saya merasa dunia semakin keras. Akhir-akhir ini saya sering sekali melamun. Tidak fokus bahkan sempat seperti berada di tempat lain walau raga saya berada di tempat ini. Entah saya kenapa. Atau saya memang suka menghayal sehingga saya tidak bisa membuat 1 hal pun menjadi nyata? Entahlah. Saya juga bingung. Saya rasa, saya butuh motivasi lagi agar dapat kembali bersemangat menjalani hidup dengan segala kegiatan yang 'seabrek'. Saya rindu saya yang lama di mana saya kuat fisik dan mental. Saya tidak peduli dengan apa kata orang tentang penampilan saya yang 'pas-pasan' atau bahkan terkesan tidak peduli dengan diri sendiri. Saya menyadari bahwa hidup di dunia hanyalah titipan sementara. Bukan saya atau kamu yang membuat sehingga saya pun tak bisa memilih mau seperti apa. Saya tau saya memang tak berparas jelita. Bahkan jauh dari kata itu. Tapi saya mencoba tutupi itu dengan kelebihan2 yang telah Tuhan beri kepada saya yang bahkan orang sejelita se-seantro dunia tidak punyai. Tapi saya miris rasanya ketika perkenalan dan pertemanan hanya menilai dari segi penampilan dan bukan isi dari diri seseorang. Tetapi apakah itu adil? Ketika hal itu adalah pemberian dan yang diberi hadiah menyinggung pemberian Tuhan yang lain karena dirasa 'cacat' ?



Apakah saya terlalu serius atau memang perkataan itu terlalu menusuk? 


Apakah saya memang seburuk yang kau katakan?


Apakah memang saya tidak akan pernah dihargai walau telah berusaha memperbaiki diri?


Kadang saya merasa saya yang terlalu serius menghadapi semua. Saya ambil semua , masukan dalam hati, diam, hingga sesak rasanya dada dan diam. Akibatnya saya pun lelah. Dan takbisa mengambil hal positif. Atau memang terlalu banyak negatifnya? Saya pun ragu mengatakannya. 


Saya ragu untuk memulai berbicara karena takut respon yang makin menyayat hati. Saya takut memulai jika hanya akan mengakhiri pada saat yang bersamaan. Saya takut terlalu percaya pada diri saya jika pada akhirnya telah patah terlebih dahulu rasa itu sebelum saya sempat mengukuhkanya. Entahlah saya bingung. Selama ini berarti ssya pandai berkamuflase. Tertawa dan tertawa dengan sangat mudah. Namun sesak di dalam dada. Entah saya lagi-lagi terlalu serius atau memang harus sudah begini adanya? Saya pun tak tau :)

Minggu, 07 Mei 2017

Its (not) over (yet) Darl!

"Rencana akan selamanya tetap rencana, jika Tuhan tidak menginginkan itu terjadi"


             Saat saya masih disibukkan dengan kegiatan sekolah, 24 jam full bahkan terasa kurang bagi saya kala itu. Teman2 berkata saya harus istirahat, jangan terlalu ambis, atau apalah itu namanya, tapi saya tuli, dan ogah mendengarkan saran mereka. Karena saya tau perjuangan saya belum usai, saya tidak mau beristirahat dulu. Karena jika sekali saya beristirahat, saya akan sulit sekali kembali ke titik yang sudah pernah saya capai itu. Oke, singkat cerita tahun lalu saya naik ke kelas 12. Kelas 12 kali ini berbeda dengan kelas 12 tahun2 sebelumnya. Terlebih hingga detik2 terakhir menjelang ujian, kami kelas 12 berasa 'biasa saja'. Entah kenapa. Tapi sejak saat itu saya sudah bertekad untuk benar2 fokus sekolah, ya hanya sekolah, kembali ke rumah/ les  lalu tidur di rumah menunggu esok pagi sekolah. Karena saya ingin hidup normal kala itu, benar2 fokus pada sekolah saja. Ya itu rencana saya.
          Tapi Tuhan berkata lain, sangat lain. Ketika saya bertekad ingin fokus pada 1 hal saja, dan punya banyak waktu istirahat agar tidak cepat sakit. Saya malah dihadapkan dengan beribu kejutan (lagi) yang mau ga mau harus mau dikerjakan. Ya sejak liburan semester sebelum resmi menjadi kelas 12 saya sudah sangat sibuk mengurus kegiatan ekskul. Saya menyadari bahwa hal ini adalah kesenangan saya, jadi saya lakukan dengan senang hati juga. Setelah kegiatan lomba ekskul selesai dan benar2 dalam 2 minggu pertama sekolah, saya tidak kenal rumah :) Bukan! Saya tidak minggat dari rumah. Hanya saja saya tidak pulang pada waktunya. Dalam 2 minggu itu saya benar2 lelah. Pagi hari hingga pukul 15.30 kepala mumet dengan pelajaran yang 10 jam pelajaran guru bener2 dateng, ngajar, ngasih tugas, dll. Bener2 masih intensif. Sampai2 saya ga keluar kelas jam istirahat, karena terlalu lelah *HAHAHA LEBAY KAN* dan dilanjutkan dengan persiapan lomba ekskul sampe paling cepet jam set 5 selesai, dilanjutkan dengan kegiatan rutin senin-rabu-jumat : les, selasa-kamis : ballet. Pulang ke rumah udah malem gabisa ngapa2in lagi dan tepar. 2 minggu bener2 hetic, tapi dengan keberhasilan juara 2 pada anak2 yg lomba saya sangat gembira! saya yakin mereka bisa maka dari itu saya berkorban dengan itu. Oh iya! saya pun juga ada lomba yang persiapannya cuma beberapa hari! Ya juara harapan 2 cukup untuk mengelap keringat saya kala itu.
          Sempat bernafas lega, beberapa hari, kabar2 perang mulai terdengar. Demo ekskul! Ya saya pun harus kembali melakukan kegiatan tak kenal rumah lagi. Ditambah saat itu saya terikat kontrak menari dengan West Australian Ballet dan di hari yang sama dengan demo ekskul saya pentas :)

"Kalo dibilang terlalu memaksakan segala hal, saya terima akan hal itu. Tetapi kesempatan tidak akan pernah datang untuk menunggu kita siap"

          Jeda 2 minggu pentas dengan WAB, saya dipusingkan dengan lomba ballet. Karena saya beloooomm latian samsek, tarian bebasnya pun belom jadi! Pusing ga tuh. Tapi lagi2 tangan Tuhan selalu siap membantu saya, dalam 2 minggu saya bisa menjadikan hal yang tadinya ccd menjadi agak normal :) Dan untuk pertama kalinya saya juara 3 lomba solo ballet kategori 3 :).
         Dan di saat  sedang senang menang, tugas bejibun, mata bengep gegara ga tidur, presentasi berantakan filenya. Salah ngejilid halaman. hadeh banyak deh. Dan akhirnya saya sedikit sakit :(, tapi sakit bukan alasan buat tidak latian nari karena next event adalah pentas lagi. 

27 SEPTEMBER 2016, saya ulang tahun


        Saking sibuknya saya bahkan lupa bagaimana saya menyiapkan UTS kala itu:( tapi saya rasa UTS saya baik2 saja hehehe. Astungkara. Sebelum siap mencicipi UAS, saya dihadapkan lagi dengan drama REOR. ya drama :) dan heticnya 1 minggu ga kenal rumah dan latian yang bener2 ga disiplin.But its over already! UAS selese! Dan saya pun mulai menyusun rencana untuk istirahat dan mau fokus sekolah saya bung! Rencana indah saya adalah, saya akan tetap latian nari walau jarang dan sabtu akan saya gunakan untuk menyelesaikan tugas dan senin siap kembali beraktifitas. Namun……..

*to be continued*


Selasa, 25 April 2017

.....

cuma mau nanya, kapan semua cobaan selesai? klo terus2an ada aja yang bikin dada keiris2 mending gausah idup aja klo gt dari awal, daripada jadi beban org terus :) 

Jumat, 30 Desember 2016

Desember (almost) went well!

Aloha! Time flies so fassssst, today is December 30th 2016, and 2 days more will be January, still can't believe yep, but should believe no matter what :)


This year might be one of super/special/WOW year!! And a year with a LOTS of surprisessss, from January till December 2016 is full of experiences but now i'll tell about the last month of the year, December. So here we go....

1. In the end of November till December 9th I had final examination in my school for 2 weeks HAHA, frustated! And on the first-second day I failed on my test :(  ( Iknow because I didn't study well for the first-second day previously). I got a bad score of course for those lessons. I promised to myself and prayed to God, then on the second day that on the next day I shouldn't 'remed' again, and didn't fail again on my next test. I tried my best, and tried not to cheating, cheating and cheating again (but trust me, I still asked for the answer, but maybe in the minimum level yeaaa :D) and astungkara from the 3rd till the last day i didn't fail on my test! Eventhough there's still a not satisfied score I got, but at least I did it! Thanks God :)

2. So, my last day of examination is on Dec 9th, and on the Dec 10&11th I have ballet performance 'Mariposa'. And during the examination, I still rehearsals for it, multitasking like android WIHIHI, I thought I'll not be survived. But I survived guyss yey! That performance went well (overall), but if I have chance to fix or do it again, I'll do it. Because in the fact, I should do more than what I did :( 

I'm also happy because my Mother-Brother (it's quite rare to see them watching me), also 2 of my SHS friends came to watched me! First time that my school friend watched me dance.. But also 'sad' becauseeee some people who really know about dance said that its a-not-so-good-at-all. But nevermind! We should do hardwork for upcoming event, right? Here's the photoss :

 -Kupu-Kupu Baik-


-Kupu-Kupu Jahat-

-With my long lost Balinese friend, Dina-


My happy face after the last perform, fyi gue sempet nangis HAHA, lebay kan









So, on the right is the picture with my partner, thanks for the allowed me did the 'pas de deux' (ya walaupun masih sangat amatir :'))










3. After performance, I got sick and on Tuesday I should 'remed' Math while my body is not fit at all.
Short explanation yuhu

4. From Dec 22,23,24 & 26,28,29th I joined Ballet Workshop with company artist of one of company in Philippines. She was my teacher and will always be my 'special' ballet teacher <3. I learned so many things from that workshop. And I also joined the Intermediate level (I'm in the advanced class)  to burning these caloriesss HAHA. Tbh, I love dance and if I can and have the chance I'll take more classes and rehearsal from different genres. I realized with dance I could make my life more complete, so I'll try to dance everytime/everywhere if I have the chance!!

5. Oh I forgot! So after 3 years I could meet up with Caitlin, one of my ballet friend since I was little. She moved to Canada on Des 2013. Finally on Dec 24th it happened! She looks different and she taught me about her new contemporary choreography. It was cool and the most happiest thing is I could make conversation in English with her. 3 years ago, my English was so bad (maybe no, there's improvment :p) and she tried to communicated with Bahasa because I didn't really understand. Really kind person. :))) Need photos? Hoho, check my FB then.


"Kita manusia boleh berencana, tapi rencana-Nya akan lebih indah, percayalah"



Viele Grusse,





Calon orang sukses, Thiti! (Bad english detected, gpp lah masih belajar ya kan heehehee)

Senin, 26 September 2016

Sechzehn Jahre alt sehr schön!!

Night!! Based on the title (which is used Germany) on this time i would not share a story with Germany, but soon i will do it! 


Good night everybody who has read my last post. This is will be the last post on my 16yo. Yep! Today is September 2016 and in a few hours will be September 27th. I'll turn to 17yo. Happy? Sad? I don't know that i happy or sad, beause that feels sometimes came then gone. But truly blessed that i'll be 17th. I'll have my own KTP (identity). But besides that i also sad because after this day i'll not be a 16yo again..
I thought that 2016 is the best year i ever have, eventhough isn't already over yet. is still september right? In this year i've learned so so so many things, a lots of experience, drama HAHA, the hard of life, the miracle, the struggle, the bored me being me and etc. But besides all of t henegative things, at 16yo, i really blessed. I got so many chance to improving myself on academic and non . Because tommorow i'll have Geo mid term, so i'll tell you later yaa :)

But the most important things i would say is :
 "Thank you to God, my parents, friends that always stay with me whatever the condition, sorry i haven't make you proud, especially for Mama, i still haven't make her happy :("

"I ask for apologize if i always make everyone sad or got angry with me and my character. So sorry if i being annoyed you guys. But tbh, sometimes i felt like alone in a situation which is very crowded, yep, its my fault maybe :("

"I wish that everything will be better at my 17yo" (Ofcourse with the struggle to choose a major :(("

Overall, i should happy no matter what, right? I would not say this but I SHOULD HEHE, if people ask me that are you looking for some surprise? I will answer: Ya! But i feel like i'm not a special person enough, so my answer is i'm looking for it but not too much expectation that it will happen :)

-2 hours to my birthday, so i will say Happy Birthday to myself!-


Guys, happy birthday to all of you that i haven't celebrated you, sorry:)


(Sorry bad english detected but i'll try it more and more)

Viele Grusse



Thiti :)